5 Hal yang Perlu Anda Pahami Sebelum Coba Bercinta Dalam Air

Sebagian pasangan memilih untuk nekat berpetualang mencari suasana baru di tempat-daerah yang tak lazim dikala bosan bercinta di atas ranjang. Semisal di bak mandi rumah sendiri, di kolan renang, atau bahkan di lautan lepas. Ya! Bagi beberapa orang, seks di dalam air menawarkan sensasi kenikmatan yang berlipat ganda dan beda dari biasanya. Sekiranya Anda berminat untuk mencobanya lain kali bersama si ia, baca dahulu bermacam hal tentang risiko dan keamanannya di tulisan ini.

Bercinta di Dalam Air

Berminat coba berhubungan seks di dalam air?

Pada dasarnya, seks sama seperti kesibukan jasmani lainnya yang perlu persiapan matang. Apalagi jika dikerjakan di tempat-tempat yang kurang terkenal. Berikut yang perlu Anda kenal sebelum mencoba seks di dalam air.

 

1. Awas air kotor

Setiap tipe air yang berbeda, mempunyai kandungan yang berbeda. Walaupun air keran awam diterapkan untuk mandi, air tersebut juga masih berpotensi membawa kuman dari pipa-pipa penyaluran bawah tanah. Sama halnya dengan dengan air kolam renang yang berkaporit atau air laut yang mengandung garam serta biota-biota laut tak kasat mata.

 

Itu mengapa meski kelihatannya bersih, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sebetulnya tak menganjurkan Anda untuk bercinta di dalam air sebab bisa membawa bakteri masuk ke dalam tubuh.

 

2. Air bisa merontokkan pelumas alami

Beberapa orang organisator seks di dalam air percaya bahwa air bisa menggantikan fungsi pelumas vagina natural. Maka, tidak apa untuk seketika bercinta tanpa foreplay atau memakai pelumas seks (Baca: Minyak Bulus Asli) sekiranya menjalankannya di air. Anggapan ini salah, ungkap dr. Idris Abdurrahman, dokter kandungan dari CDC.

Tingkat pH air yang lebih tinggi atau rendah, tergantung dari sumber airnya, daripada pH organ intim wanita bisa mengeringkan pelumas Miss V natural. Kurangnya pelumasan dalam organ intim wanita pun akan membikin penetrasi penis jadi terasa sakit.

Belum lagi, zat seperti klorin pada air kolam renang atau kandungan garam air laut bisa melekat di dinding organ intim wanita dan penis. pH organ kelamin yang kacau bisa meningkatkan risiko Anda dan pasangan terkena infeksi kuman atau jamur, bagus di penis ataupun Miss V.

 

3. Anda masih dapat hamil meski bercinta di dalam air

Jangan salah. Bercinta dalam air tanpa memakai kondom masih bisa menyebabkan kehamilan. Pasalnya dari sekian banyak sel air mani yang ditembakkan ke dalam organ intim wanita dikala ejakulasi, cuma butuh satu buah sel sperma untuk bisa membuahi sel telor.

 

4. Tetapi, bukan berarti ejakulasi di air dapat menyebabkan wanita lain hamil, ya

Risiko hamil sesudah bercinta dalam air konsisten sama besarnya seperti bila Anda bercumbu di atas ranjang tanpa kondom. Sedangkan begitu, perempuan yang sedang berenang tidak akan dapat hamil hanya sebab berada di satu kolam renang dengan pria yang ejakulasi dalam air.

 

Ingat bahwa kehamilan baru bisa terjadi jikalau sel sperma masuk ke dalam Miss V dan berjalan terus ke rahim dan tuba falopi untuk bertemu sel telur. Berenang bersama laki-laki yang ejakulasi http://www.tokonur.com/ di dalam air tak akan membikin wanita lain di sekitarnya hamil sebab sperma yang dia keluarkan tidak bisa berjalan mencari Miss V atau menembus pakaian renang sampai masuk ke leher rahim dan membuahi sel telor.

 

Lebih-lebih, bukaan vagina umumnya tidak dalam posisi membuka atau melebar ketika Anda berenang atau berendam. Miss cuma akan membuka ketika akan melahirkan dan sekiranya Anda mendapatkan stimulan seksual. Maka, sebetulnya tidak ada jalan bagi sel air mani di air kolam untuk mencapai sel telur wanita tanpa adanya stimulan dan penetrasi yang disengaja antar pria dan wanita.

 

Kecuali itu, air mani tak bisa lama bertahan hidup dalam air hangat atau air dingin yang mengandung zat kimia seperti di kolam renang. Maka, sungguh-sungguh kecil kemungkinannya berenang bersama pria di kolam renang awam atau pemandian biasa bisa menyebabkan wanita hamil.

 

5. Dapat terkena penyakit menular seksual

Kandungan klorin dalam kolam renang atau air hangat dalam bak mandi membantu mematikan kuman dan virus penyebab penyakit dalam air, namun tak benar-benar membinasakan semuanya. Karenanya, risiko Anda untuk tertular penyakit kelamin dari pasangan yang positif tetap sama tingginya dengan seks di atas tempat tidur sekiranya tak memakai kondom.

 

Terpenting, seks di dalam air cenderung membikin orang-orang melupakan pakai pelumas seks. Seks dikala vagina kering tak cuma membuat pengalaman bercumbu jadi menyakitkan, melainkan juga berisiko memunculkan lecet. Nah, luka lecet inilah yang bisa jadi gerbang masuknya bakteri atau bakteri penyakit hingga ke dalam tubuh. Lecet malahan dapat terjadi pada kulit penis imbas memaksakan penetrasi dalam keadaan yang tidak pas hal yang demikian. Maka, risiko penyakit kelamin menular konsisten sama besarnya bagus bagi pria dan wanita.

 

Sekiranya Anda konsisten ingin ganti suasana baru dengan menjajal seks di dalam air, sebaiknya konsisten pakai kondom dan praktikkan seks aman untuk menghindari beragam risiko di atas.

This entry was posted in Blog. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *